<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Hai... Hai... Hai...</title>
	<atom:link href="http://irsyadfaizal.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://irsyadfaizal.wordpress.com</link>
	<description>I Hate My Self and Want to Die</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2009 11:56:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='irsyadfaizal.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/33ffe1680e25651fbff56d02839aa86a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Hai... Hai... Hai...</title>
		<link>http://irsyadfaizal.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Konsumsi Minyak Ikan Bikin Cerdas</title>
		<link>http://irsyadfaizal.wordpress.com/2009/09/08/konsumsi-minyak-ikan-bikin-cerdas/</link>
		<comments>http://irsyadfaizal.wordpress.com/2009/09/08/konsumsi-minyak-ikan-bikin-cerdas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 11:56:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faizal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsyadfaizal.wordpress.com/2009/09/08/konsumsi-minyak-ikan-bikin-cerdas/</guid>
		<description><![CDATA[Ikan tak hanya enak untuk dikonsumsi, namun juga memiliki kandungan yang bisa membuat otak Anda senantiasa sehat dan tetap utuh.
Banyak penelitian medis menunjukan, jenis ikan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3 sangat bagus untuk nutrisi otak. Pasalnya, asam lemak omega-3 dalam ikan dapat menyokong fungsi sel saraf otak. Asam lemak omega-3 juga bermanfaat dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsyadfaizal.wordpress.com&blog=952510&post=1490&subd=irsyadfaizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ikan tak hanya enak untuk dikonsumsi, namun juga memiliki kandungan yang bisa membuat otak Anda senantiasa sehat dan tetap utuh.</p>
<p>Banyak penelitian medis menunjukan, jenis ikan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3 sangat bagus untuk nutrisi otak. Pasalnya, asam lemak omega-3 dalam ikan dapat menyokong fungsi sel saraf otak. Asam lemak omega-3 juga bermanfaat dalam meningkatkan kadar memori otak.</p>
<p>Dengan menyantap ikan satu sampai dua kali dalam sepekan, sama artinya dengan membuat otak tetap fokus, berpikir tajam, serta cerdas dalam jangka waktu lama. Ikan salmon dan ikan sarden merupakan jenis ikan dengan asam lemak omega-3 tertinggi dari semua jenis ikan. Dengan konsumsi dua jenis ikan ini, Anda dapat terhindar dari serangan penyakit Alzheimer.</p>
<p>Jika Anda memang kurang suka dengan makanan berbasis seafood. Minyak ikan bisa menjadi alternatif tetap konsumsi ikan. Kandungan DHA (Docosahexaenoic acid) dan EPA (Eicosaphentaenoic acid) dalam minyak ikan adalah dua jenis asam yang bekerja sama dalam memperkuat membran sel otak. Selain itu mempercepat komunikasi antar sel di otak Anda.</p>
<p>DHA dan EPA di dalam minyak ikan efektif dapat mencegah terjadinya penurunan mental ketika memasuki usia lanjut. Tidak hanya itu saja, namun juga dapat menstabilkan denyut jantung serta mengurangi terjadinya peradangan pada otot.</p>
<p>Cara terbaik memasukan nutrisi tersebut di dalam menu harian Anda sangat mudah. Cukup konsumsi minyak ikan 2 sampai 4 kali dalam sepekan. Seperti wild Pacific salmon yang banyak dijual dalam bentuk kapsul. Dosis yang direkomendasikan untuk konsumsi EPA dan DHA adalah sekitar 500mg per minggu.</p>
<p>Rajin mengonsumsi ikan atau minyak ikan merupakan salah satu cara untuk melindungi tubuh dari penurunan fungsi kognitif pada otak. Fungsi kognitif meliputi proses mental untuk mengetahui, berpikir, belajar, merasakan, mengingat serta menilai sesuatu yang dilihat.</p>
<p>Fungsi kognitif digunakan dari mulai manusia lahir sampai ketika ajal menjemput. Seperti halnya dengan organ-organ tubuh yang semakin menurun kinerjanya dimakan usia. Otak juga mengalami penurunan produktivitas.</p>
<p>Ketika fungsi kognitif hilang, maka Anda akan mudah terjangkit penyakit pikun. Sifat pelupa, serta susah berpikiran rasional. Nah, disinilah manfaat dari konsumsi ikan salmon, ikan sarden ataupun minyak ikan yang memelihara fungsi kognitif otak. Berapapun usia Anda, otak akan senantiasa muda dan aktif!</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsyadfaizal.wordpress.com/1490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsyadfaizal.wordpress.com/1490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsyadfaizal.wordpress.com/1490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsyadfaizal.wordpress.com/1490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsyadfaizal.wordpress.com/1490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsyadfaizal.wordpress.com/1490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsyadfaizal.wordpress.com/1490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsyadfaizal.wordpress.com/1490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsyadfaizal.wordpress.com/1490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsyadfaizal.wordpress.com/1490/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsyadfaizal.wordpress.com&blog=952510&post=1490&subd=irsyadfaizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsyadfaizal.wordpress.com/2009/09/08/konsumsi-minyak-ikan-bikin-cerdas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/298568729bab00bebe041cdfaf158898?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsyadfaizal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenali Diri Dulu, Lalu Tentukan Karier</title>
		<link>http://irsyadfaizal.wordpress.com/2009/09/06/kenali-diri-dulu-lalu-tentukan-karier/</link>
		<comments>http://irsyadfaizal.wordpress.com/2009/09/06/kenali-diri-dulu-lalu-tentukan-karier/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 10:50:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faizal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsyadfaizal.wordpress.com/?p=1488</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang tak mengerti bagaimana karier yang tepat untuk mereka. Padahal, cara termudah ialah dengan terlebih dahulu mengenali diri sendiri. Bagaimana caranya?
Konsultan karier Dawn Rosenberg McKay menyebut proses mengenal diri sendiri ini sebagai selfassessment. Dalam proses menilai diri sendiri ini, seseorang bisa menganalisis dirinya sendiri untuk mendapatkan petunjuk tentang karier yang tepat untuknya. Proses analisis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsyadfaizal.wordpress.com&blog=952510&post=1488&subd=irsyadfaizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Banyak orang tak mengerti bagaimana karier yang tepat untuk mereka. Padahal, cara termudah ialah dengan terlebih dahulu mengenali diri sendiri. Bagaimana caranya?</p>
<p>Konsultan karier Dawn Rosenberg McKay menyebut proses mengenal diri sendiri ini sebagai selfassessment. Dalam proses menilai diri sendiri ini, seseorang bisa menganalisis dirinya sendiri untuk mendapatkan petunjuk tentang karier yang tepat untuknya. Proses analisis diri ini mencakup empat hal, yaitu value (nilai yang dianut), interest (ketertarikan), personality (kepribadian), dan skills (keterampilan).</p>
<p>Value atau nilai mencakup hal-hal yang dianggap penting oleh orang tersebut, misalnya status sosial, penghargaan, atau kekuasaan. Ketertarikan berhubungan dengan hal-hal yang disenangi, misalnya berkumpul bersama teman-teman, membaca buku, atau traveling.</p>
<p>Sementara kepribadian menyangkut perilaku, termasuk motivasi-motivasi pribadi. Terakhir, yaitu keterampilan, adalah suatu hal yang dikuasai, misalnya pintar menulis, menguasai ilmu komputer, atau mengajar.</p>
<p><strong>Value</strong><br />
Value atau nilai-nilai yang dianut adalah hal paling penting yang perlu diperhatikan dalam memilih suatu karier. Jika kriteria ini diabaikan, kemungkinan besar orang tersebut akan mengalami masalah dengan pekerjaannya, mulai tidak menyukai pekerjaan tersebut sampai tidak menemui kesuksesan di bidang itu.</p>
<p>&#8220;Sebagai contoh, orang yang senang bekerja atas keputusan atau otonomi pribadi tentu tidak akan senang jika harus bekerja dibawah perintah atau pengaturan ketat dari orang lain,&#8221; tutur Rosenberg, seperti dikutip about.com.</p>
<p>Menurutnya, ada dua jenis value, yaitu intrinsik dan ekstrinsik. Intrinsik berhubungan dengan jenis pekerjaan dan kontribusinya terhadap lingkungan. Sedangkan ekstrinsik berhubungan dengan lingkungan kerja dan penghasilan.</p>
<p>Dalam analisis pribadi menyangkut value, pertanyaan yang harus diajukan pada diri sendiri yaitu, &#8220;Apakah gaji yang tinggi penting untuk Anda?&#8221;, &#8220;Apakah saat bekerja Anda menginginkan interaksi dengan orang lain?, &#8220;Apakah penting bagi Anda jika pekerjaan tersebut memiliki kontribusi bagi lingkungan?&#8221;, dan &#8220;Apakah mendapatkan pekerjaan yang prestisiua penting bagi Anda?&#8221;.</p>
<p><strong>Interest</strong><br />
Kriteria ini dipelopori oleh E.K.Strong, Jr. Saat meneliti kriteria ini, ia mendaftar tentang hal-hal yang disukai dan tidak disukai oleh seseorang. Penelitian ini mencakup kegiatan, objek tertentu, dan tipe orang yang disukainya. Dari hasil ini, ia menemukan fakta bahwa orang-orang dengan karier yang sama dan puas dengan kariernya sama dan puas dengan kariernya cenderung memiliki ketertarikan yang sama.</p>
<p>Selain Strong, Jr Dr John Holland dan peneliti lainnya memiliki subkriteria dari interest, yaitu realistik, sosial, inovatif, dan konvensional. Ia lantas menghubungkan subkriteria ini dengan beberapa jenis karier. Misalnya, apakah dari hasil analisis tersebut, ketertarikan Anda lebih dekat dengan pekerjaan seorang polisi atau akuntan.</p>
<p><strong>Personality</strong><br />
Umumnya, kriteria penilaian dikategori ini memakai teori dari psikolog Carl Jung. Jung mengklasifikasi manusia ke dalam delapan tipe kepribadian, yaitu ekstrovert, introvert, pemikir (thinking), perasa (feeling), logikal (sensing), intuitif (intuitive), penghakim (judging), pengertian (perceptive).</p>
<p>Dari kriteria ini, seseorang bisa menilai dirinya sendiri apakah suatu karier, misalnya menjadi seorang humas, cocok dengan dirinya yang introvert. Jawabnya, kemungkinan besar tidak. Meski begitu, kriteria kepribadian ini tidak bisa berdiri sendiri. Ia tetap harus disandingkan dengan kriteria lainnya seperti ketertarikan atau nilai yang dianutnya.</p>
<p><strong>Keterampilan</strong><br />
Keterampilan menjadi elemen pelengkap dalam memutuskan pilihan karier. Keahlian yang dimiliki ini sama pentingnya dengan hal yang disukai. Seseorang mungkin saja memiliki keahlian dalam hal tertentu, tapi tidak suka melakukannya. Akan sangat baik bagi karier seseorang jika ia memiliki keahlian yang disukainya, misalnya seseorang yang senang berbicara dan memiliki keahlian komunikasi yang baik.</p>
<p>Saat seseorang menganalisis keahlian yang dimilikinya, ia juga harus meluangkan waktu untuk menambah atau mencari keahlian baru. Dalam hal ini, pertanyaan yang harus diajukan pada diri sendiri ialah, jika ada pekerjaan yang diminati, apakah ia rela menyiapkan waaktu beberapa tahun untuk menyempurnakan kariernya tersebut?</p>
<p>Tentu saja, selfassessment ini hanyalah petunjuk awal dalam menentukan karier. Setelah seseorang menyelesaikan tahap ini dan menemukan karier yang cocok dengan minat dan keahliannya, belum tentu pula jika karier tersebut adalah karier yang tepat untuknya. Ia harus tetap melakukan riset atau mencari informasi lebih lanjut tentang berbagai hal yang menyangkut karier tersebut.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsyadfaizal.wordpress.com/1488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsyadfaizal.wordpress.com/1488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsyadfaizal.wordpress.com/1488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsyadfaizal.wordpress.com/1488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsyadfaizal.wordpress.com/1488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsyadfaizal.wordpress.com/1488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsyadfaizal.wordpress.com/1488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsyadfaizal.wordpress.com/1488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsyadfaizal.wordpress.com/1488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsyadfaizal.wordpress.com/1488/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsyadfaizal.wordpress.com&blog=952510&post=1488&subd=irsyadfaizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsyadfaizal.wordpress.com/2009/09/06/kenali-diri-dulu-lalu-tentukan-karier/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/298568729bab00bebe041cdfaf158898?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsyadfaizal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inilah 7 Pembunuh Karier</title>
		<link>http://irsyadfaizal.wordpress.com/2009/09/06/inilah-7-pembunuh-karier/</link>
		<comments>http://irsyadfaizal.wordpress.com/2009/09/06/inilah-7-pembunuh-karier/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 10:49:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faizal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsyadfaizal.wordpress.com/?p=1486</guid>
		<description><![CDATA[Anda tentu sudah bekerja keras untuk sekolah, belajar, mengirimkan lamaran kerja, dan bertahan dengan pekerjaan yang tidak selalu ringan di tempat kerja. Karena itulah, jangan sampai Anda melakukan tujuh hal yang bisa merusak karier ini.
1. Menunda pekerjaan
Perilaku ini membawa banyak konsukuensi buruk pada pelakunya. Kebiasaan menyerahkan pekerjaan di detik-detik terakhir deadline tentunya bukan citra yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsyadfaizal.wordpress.com&blog=952510&post=1486&subd=irsyadfaizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Anda tentu sudah bekerja keras untuk sekolah, belajar, mengirimkan lamaran kerja, dan bertahan dengan pekerjaan yang tidak selalu ringan di tempat kerja. Karena itulah, jangan sampai Anda melakukan tujuh hal yang bisa merusak karier ini.</p>
<p><strong>1. Menunda pekerjaan</strong><br />
Perilaku ini membawa banyak konsukuensi buruk pada pelakunya. Kebiasaan menyerahkan pekerjaan di detik-detik terakhir deadline tentunya bukan citra yang bagus di mata atasan. Belum lagi jika hal-hal tak terduga terjadi, misalnya komputer yang hang atau dokumen yang hilang.</p>
<p><strong>2. Ingin cepat naik jabatan</strong><br />
Generasi pekerja sekarang ini adalah generasi instan. Mereka terbiasanya mendapatkan apa yang mereka inginkan saat itu juga. Tentunya hal ini tidak bisa diterapkan di dunia kerja. Siapa pun orangnya, ia harus melalui naik jabatan, mulai mengerjakan pekerjaan yang menumpuk, lembur, masuk pada saat hari libur, sampai berbagai tantangan yang harus diselesaikan.</p>
<p><strong>3. Pasif</strong><br />
Anda boleh saja memiliki pekerjaan yang kurang menantang, tapi bukan berarti Anda tidak bisa mengajukan diri untuk melakukan pekerjaan menantang di luar tanggung jawab Anda. Ajukan diri untuk mengerjakan pekerjaan yang menarik bagi Anda. Kepasifan hanya akan membuat karier Anda terhambat.</p>
<p><strong>4. Menghindari politik kantor</strong><br />
Jika Anda ingin peningkatan karier, mengikuti politik kantor adalah keharusan. Tentu saja, Anda harus melakukan politik kantor yang santun, bukan menjadi backstabber, tukang gosip, atau penjilat. Cobalah bangun hubungan yang baik dengan rekan kerja, meminta bimbingan atasan, dan mebantu rekan kerja yang memiliki banyak pekerjaan. Jangan lupa juga untuk membuat atasan pengambil keputusan terkesan dengan kerja Anda.</p>
<p><strong>5. Tidak menjadi bagian tim</strong><br />
Dalam tim, Anda harus aktif dan bisa bekerja sama dengan tim. Jika tidak, tentu Anda akan menjadi orang asing yang tidak diinginkan.</p>
<p><strong>6.Tampil berantakan</strong><br />
Tentu saja, Anda ingin terlihat sebagai seorang profesional yang bisa dipercaya. Namun, jika penampilan Anda berantakan, bagaimana mungkin atasan dan rekan percaya dengan kerja Anda. Memang yang paling penting adalah hasil kerja, namun penampilan tetap saja memberi kesan penting bagi pandangan atasan, rekan kerja, apalagi klien.</p>
<p><strong>7. Malas mebangun jaringan</strong><br />
Jaringan kerja penting untuk kesuksesan pekerjaan dan karier Anda. Dengan memiliki jaringan yang luas dan kuat, akan banyak kesempatan besar terbuka untuk Anda. Siapa yang malas mebangun jaringan, tentu tak akan menemukan kesempatan besar dalam kariernya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsyadfaizal.wordpress.com/1486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsyadfaizal.wordpress.com/1486/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsyadfaizal.wordpress.com/1486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsyadfaizal.wordpress.com/1486/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsyadfaizal.wordpress.com/1486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsyadfaizal.wordpress.com/1486/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsyadfaizal.wordpress.com/1486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsyadfaizal.wordpress.com/1486/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsyadfaizal.wordpress.com/1486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsyadfaizal.wordpress.com/1486/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsyadfaizal.wordpress.com&blog=952510&post=1486&subd=irsyadfaizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsyadfaizal.wordpress.com/2009/09/06/inilah-7-pembunuh-karier/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/298568729bab00bebe041cdfaf158898?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsyadfaizal</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>